Total Tayangan Halaman

Kamis, 12 Januari 2012

Tinjauan kritis study historis proses kebijakan pendidikan nasional di indonesia.

Tinjauan kritis study historis dari proses kebijakan pendidikan nasional di indonesia adalah mengetahui latar belakang dan kondisi pendidikan nasional saat ini, tidak bisa di abaikan begitu saja perubahan-perubahan kebijakan pendidikan yang terjadi sebelumnya. dalam perspektif ke depan kebijakan pendidikan nasional juga perlu mempehatikan akar historis dan perkembangan implementasi kebijakan terdahulu.
supaya pendidikan nasional mampu berjalan meneruskan rumusan-rumusan pendidikan terdahulu, guna mencapai hasil dan tujuan pendidikan yang sejalan dengan pancasila.
dengan kata lain kebijakan pendidikan yang telah diterapkan dalam periode sebelumnya akan sia-sia, apabila aspek2 yang ditimbulakan dari kebijakan pendidikan terdahulu tidak di jadikan landasan berfikir untuk menentukan arah kebijakan pendidikan nasional kedepan.
kita semua berharap semoga pendidikan nasional kedepan mampu untuk menjalankan misinya, sehingga perubahan signifikan dalam dunia pendidikan bisa kita rasakan beberapa waktu yang akan datang.
salah satu tugas utama pendidikan adalah menjawab problem sosial yang terjadi di masyarakat, melalui berbaigai kebijakan baru pendikan yg diterapkan pada saat ini dengan semangat pembangunan yang serentak semoga mampu memberikan angin segar terhadap perubahan sosial dimasyarakat menuju indonesia emas. sehingga tidak ada lagi istilah masyarakat terisolir, masyarakat miskin, primitif dan penganguran.
semoga pendidikan bisa.

Pendidikan Sebagai Sentral Pembangunan Peradaban yang Unggul.

Berbagai kritik pedas muncul dalam berbagai forum, baik yang formal maupun melalui sejumplah aksi mahasiswa yang turun ke jalan dengan kata teriakan "pendidikan telah gagal dalam menjalankan amanah pancasila" yakni mecerdaskan kehidupan bangsa. beberapa dasawarsa ini kalau kita perhatikan  pendidikan di indonesia telah banyak mengalami perubahan, baik itu dari segi sistim, kebijakan dan politik pendidikan itu sendiri. yang kadang-kadang tidak sejajalan dengan asas pancasila sebagai dasar pembangunan bangsa ini, dan pergeseran politik , kebijakan pemerintah sering kali tidak memperhatikan pada aspek kondisi kultur sosial masyarakat yang mna lebih menekankan pada nilai-nilai simbolis, formalitas tanpa memperhatikan nilai esensial yang hendak dicapai dalam setiap proses pendidikan.
hal semacam itu terjadi salah satunya karna dipengaruhi oleh kekuasaan rezim yang menguasai pemerintahan di negri ini. karna pada dasarnya setiap pemerintahan yang berkuasa dalam suatu negara memiliki visi ataupun misi yang berbeda dari masa pemerintahan sebelumnya maupun sesudahnya. hal ini yang sangat dominan mempengaruhi terhadap pasang surutnya perkembangan dunia pendidikan. karna walaupun bagaimana pendidikan selalu diselenggarakan di atas kebijakan pemerintah baik itu kebijakan yang berpotnsi positif terhadap perkembangan pendidikan atau sebaliknya. Pendidikan merupakan dasar untuk membangun kebudayaan nasional yang menghasilkan suatu produk yaitu peradaban. "Tanpa pendidikan budaya sebagai modal, tidak akan lahir suatu produk peradaban seperti teknologi, seni, politik, ekonomi dsb.
 Pembangunan di bidang pendidikan, politik dan ekonomi, setidaknya harus mampu melahirkan kebudayaan yang unggul. "pendidikan, Politik dan ekonomi hanyalah instrumen atau alat saja, bukanlah tujuan utama suatu negara.
hanya dengan membangun peradaban dan karakter yang baik, melalui keuletan, optimisme, kerja keras, kerukunan antar masyarakat, akan lahir Indonesia yang mempunyai budaya unggul. salah satu cara yang dapat kita tempuh sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang kita miliki ialah membangun peradaban yang unggul melalui pendidikan, meningkatkan profesionalitas tenaga kependidikan, seperti guru harus memiliki kompetensi yang medadai untuk menjalankan tugas dan wewnangnya sebagai seorang pendidik. karna salah satu kunci utama atau instrumen terpenting dalam pendidikan ialah peran dan fungsi seorang pendidik itu sendri yang akan mampu mengantarkan pendidikan mencetak generasi yang akan mewarnai peradaban yang unggul dan berkuwalitas nantinya.
dalam UU No. 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS disebutkan bahwa.
"Pendidikan alah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara".
semoga kedepan apa yang termuat dalam UU No 20 thn 2003 tersebut dapat teraplikasikan dengan baik, sehingga pendidikan akan mampu memberikan kontribusi positif seperti yang diharapkan dlam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara untuk wktu mendatang. sekarang sudah saatnya kita kaum muda untuk merubah keadaan, realitas menjadi lebih baik melalui apa yang kita bisa...

Peran Penting Sejarah Dalam Kehidupan

Orang yang mempelajari sejarah, berarti ia sedang mempelajari manusia dari segala dimensinya. Manusia yang sebenarnya itu lahir, hidup, berkembang, dan menghadapi perjalanan hidup, mengalami tantangan, dan bisa mencapai keberhasilan, tetapi juga bisa mengalami kegagalan. Dari situlah seluruh pelajaran hidup tersimpan."
(Prof. Dr. Djoko Suryo)
Dalam mengarungi perjalanan hidup manusia membutuhkan sauri teladan, salah satu bentuk sauri teladan yang bisa kita ambil dari sekian banyak macam dan bentuk sauri teladan yang ada salah satunya ialah sejarah. Sejarah memiliki makna perting di dalamnya baik itu nilai, etika, moral dan bahkan ilmu pengetahuan. Melalui sejarah kita mampu mengetahi kisah dan perjalanan dari kehidupan sebelum masa kita sekarang, selain itu sejarah juga memiliki pesan yang sangat yang sifatnya amanah bagi kehidupan manusia masa sekarang dan yang akan datang. Telah banyak kisah peradaban suatu bangsa yang di ceritakan oleh sejarah baik itu kisah yang bernilai positif maupun negatif, yang tentunya itu bisa kita jadikan referensi untuk merumuskan kehidupan masa sekarang dan yang akan. Berkaitan dengan begitu pentingnya memahami sejarah bagi kehidupan Sukarno mengatakan, jangan lupakan sejarah. Pernyataan tersebut bisa diartikan, dalam segala dimensi kehidupan manusia sejarah memiliki peran nilai yang sangat penting yang tidak bisa begitu saja untuk diabaikan. Sebagai salah satu contah untuk mengetahui asal-usul dari peradaban suatu bangsa maka salah satu jalan yang bisa kita tempuh ialah melalui penuturan sejarah. Dengan mempelajari sejarah maka kita akan mengetahui sejara jelas bagaimana konsdisi bangsa ini sebelumnya, dan dengan cara seperti apa para leluhur kita terdahulu membangun peradaban di negri kita yang sekarang kita nikmati ini. Disitulah makna penting  bagi kita utamaya kaum muda untuk memahami sejarah, karena masa depan peradaban manusia sekarang dan seterusnya kitalah yang akan menentukanya. Dalam proses kehidupan Sejarah mengajarkan dalam tiga dimensi, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Dari setiap dimensi itu memiliki keterkaitan dan hubungan yang sangat erat dan saling mempengarui. Itulah proses kehidupan yang kemudian membentuk siklus sehingga melahirkan sebuah perdaban. kita sebagai penerus sejarah dari peradaban yang diwariskan oleh nenek moyang kita, tentunya kita bisa menentukan ataupun memilih mana yang bisa kita lakukan atau tinggalkan karna tidak perlu ditiru. Selain itu yang sangat urgen dari unsur pembangunan peradaban manusi ialah kita bisa melihat kondisi dan keadaan masyarakat saat ini untuk melahirkan masyarakat yang akan datang yang lebih unggul. Disinilah sejarah selalu mempengaruhi corak dari perkembangan setiap fenomena sejarah yang terjadi dalam suatu masyarakat. Sayangnya, kini orang cenderung melihat masa kini dan melupakan sejarah, bahkan dari sejarah pribadinya itu sendiri. Orang pun menjadi tidak berpikir akan sejarah masa depan. Kebanyaka sekarang orang digoda oleh hal yang bersifat kekinian. Apa yang sekarang sedang tren. Mereka menjadi terbius, sehingga yang masa depan tidak pernah sempat terpikirkan. Akibatnya, orang merencanakan sesuatu hanya seadanya saja tanpa berfikir ke arah masa depan yang sifatnya jangka panjang. Menurut Prof. Dr. Djoko Suryo, ”manusia saat ini cenderung mengalami kesulitan bahkan tidak bisa lagi merenung karena cepatnya perubahan zaman yang serba pragmatis. Anak-anak muda pun tidak sempat lagi merekam, merenungkan, dan merefleksikan apa yang sudah terjadi, sehingga orang cenderung cepat saja melupakan yang sudah terjadi. Peristiwa cepat lewat dan tergantikan peristiwa baru sehingga tidak sempat melihat apa yang sudah terjadi”. Situasi seperti yang di jelaskan dalam peryataan tersebut mengakibatkan kita tidak mampu melahirkan pengetahuan dan pemahaman dari masa lampau. Akhirnya, “kita tidak bisa belajar dari sejarah". Di sinilah, bidang ilmu-ilmu Sejarah atau ilmu yang mengulas tentang masa lalu memiliki perannya yang cukup penting untuk mengembalikan minat generasi muda memahami betapa pentinga sejarah bagi kehidupan. Karna Ilmu sejarah itu penting dipelajari, di samping mempelajari ilmu yang canggih-canggih lainya. Sejarah membuktikan bahwa Ilmu science itu muncul dari peristiwa sejarah dan budaya yang terjsdi di masa lalu, kemudian mengalami perkembangan terus-menerus  sesuai masanya pada waktu itu hingga sekarang. melalui itulah manusia memiliki kemampuan dalam berbagai hal berpikir, berkreasi, bercita-cita, dan berimajinasi, maka tumbuh penciptaan yang melahirkan peradaban. Oleh karena itulah, masa lalu atau sejarah tetap memegang peranan penting dalam kehidupan sekarang dan yang akan datang. Menurut berbagai penelitian dan analisis terhadap realitas menurunya minat generasi muda untuk memamahi sejarah, salah satunya disebabkan oleh faktor kurangnya memiliki ruang dan kesempatan untuk berimajinasi bagi kaum muda itu sendiri. Yang ada hanya ingin serba cepat tanpa proses. Akhirnya, hanya menjadi pemakai dan pengekor teknologi. "Sejarah muncul dari penciptaan-penciptaan."  Untuk itulah, ruang untuk menjadi kreatif itu yang perlu dibangun, ruang untuk berimajinasi. Sebuah ruang yang banyak dimiliki masa lampau yang dibangun melalui peradaban manusia terdahulu. Sejarah telah mengajarkan kepada dunia, maka belajarlah dari sejarah....!!

Natal, makna diantara Kristen dan Islam

Natal memang hari besar untuk kaum Kristiani, akan tetapi hari natal bukan berarti tidak memiliki makna bagi orang non nasrani termasuk Islam disini. Natal bagi umat Kristiani sudah jelas merupakan hari yang sangat istimewa dan sekaligus ditunggu-tunggu. dengan penuh semangat kebersamaan serta diiringi dengan rasa bahagia dan kasih syang yang selalu menyertainya, segenap umat kristiani di seluruh dunia dan di Indonesia khususnya merayakan hari natal dengan penuh suka cita serta solidaritas yang diantara sesama dan menjunjung tinggi kebersamaan. Ini tentunya yang seharusnya kita garis bawahi bahwa memupuk rasa semangat kebersamaan, solidaritas diantara sesama makhluk ciptaan tuhan sekaligus makhluk social merupakan tugas utama bagi kita semua untuk mewujudkan kehidupan sosial masyarakat yang harmonis. Bukan hanya kerukunan, kebersamaan serta solidaritas diantara satu umat beragama melainkan antar umat beragama itu yang lebih penting. Karna dalam komunitas suatu masyarakat atau bangsa bukan hanya terdiri dari satu corak kebudayaan akan tetapi sangat beragam dan multi, disinilah makna penting civitas masyarakat untuk memahami tentang model-model keberagaman dan perbedaan diantara kelompok masyarakat agama. Kristen dan muslim bukanlah merupakan kehidupan yang terpisah akan tetapi merupakan satu kesatuan terpisah dalam kebersamaan dan memiliki saling keterkaitan dalam kehidupan, dalam hal menjalankan tugas, peran dan fungsi sebagai makluk social, anggota masyarakat maupun warga Negara. Artinya Kristen dan islam secara theologis memang mereka terpisah dan memilki keyakinaan serta prinsip hidup yang berbeda sesuai dengan ajaran masing-masing, akan tetapi dalam menjalani proses kehidupn mereka bersamaan, khususnya dalam menjalankan kehidupan social kemasyarakatan. Perbedaan dalam wilayah theologies merupakan hal yang tidak bisa diganggu gugat karna setiap agama memiliki konsep serta ajaraan yang sifatnya mutlak. Akan tetapi hal demikian haruslah dipahami dan disadari secara mendasar supaya tidak berimplikasi dalam kehidupan sehari-hari yang bisa melahirkan perbedaan dan memunculkan konflik serta menyebabkan kelangsungan hidup bermasyarakat menjadi terganggu. Pada masa belakangan ini banyak sekali muncul disana-sini berbagai konflik yang dipicu karna pebedaan dalam hal  keyakinan. Contohnya konflik yang sering muncul dimasyarakat ialah islam vs kristren yang mana secara fundamental kedua agama ini memiliki ajaran dalam konteks theology, hukum, etika, norma dan nilai kehidupan yang berbeda. Hal tersebut muncul karna salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat agama tertentu terhadap esensi dari ajaran agama masing-masing, terutama yang berkaitan dengan masalah-masalah social dan ajaran dalam membina kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu untuk meminimalisir munculnya konflik yang timbul karna latar belakang perbedaan keyakinan dan budaya hidup, maka perlu adanya pemahaman yang menyeluruh dan mendasar terkait ajaran-ajaran, budaya dan tradisi agama yang ada dalam suatu masyarakat. Karena ajaran agama, budaya maupun tradisi agama sering kali mempengaruhi gaya dan penampilan hidup dari pemeluknya. Yang dari situ sering banyak memunculkan konflik seperti kesenjangan social, kecemmburuan social dsb. Melalui Moment natal yang penuh dengan sepirit kebersamaan dan kasih sayang ini semoga bisa dijadikan refleksi bagi kita semua dalam memahami perbedaan diantara penampilah, gaya serta model kehidupan dari masing-masing pemeluk agama dalam menjalani kehidupan bersosial masyarakat, sehingga harapan smua unuk mewujutkan kehidupan yang harmonis dalam kelompok sosial masyarakat yang plural dan kompleks ini bisa terwujud.